Belalah agamamu dengan cinta kasihmu anak-anakku
Anak2ku Banyu Bening Langit Jingga
Belalah agamamu dengan mengasihi ke semua mahluk tanpa pilih kasih, berzakat, menolong siapapun yg membutuhkan pertolongan, tidak mudah menghakimi, balaslah orang2 yang menyakitimu dengan doa agar mereka dibukakan hidayah tentang kasihNya, maafkan juga orang2 yg memusuhimu. Karena ingatlah bahwa orang2 yg mudah menyakiti dan membenci mahluk lain sesungguhnya sangat amat tidak bahagia, ketidakbahagiaan inilah yg hanya bisa mereka bagi ke mahluk lain. Kasihan mereka. Ingat anak2ku hakekat tertinggi Tuhan ada pada Ar Rahman Ar Rahim, Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Setiap saat ibu selalu ajari untuk diucap dalam bacaan Bismillah yg kalian ucapkan dalam segala hal, resapi itu dan manifestasikan dalam perbuatanmu ke semua mahluk. Ingat, jika mau dalam sekejap Tuhan bisa menciptakan segalanya seragam, tetapi mengapa tidak? Jadilah cerdas anak2ku, Tuhan sedang ingin menunjukkan kasih sayangNya yg Maha Besar. Seperti naik ke puncak gunung, kita bisa naik dari sisi manapun bahkan sewa Uber helikopter sekalipun. Bayangkan di atas dari sisi maanapun kalian naik maka di atas kalian sama2 melihat pemandangan yg sama, langit yg sama. Jadi, selalu melihat setiap mahluk sebagai satu jiwa yg sama, jangan sekali2 melihat mereka dari agama, warna kulit atau label2 yg lain, selalu pancarkan kasih sayang ke mereka. Jika kamu ingin mengkritik seseorang kritiklah dengan dasar
Cinta bukan dengan dasar rasa benci. Ingat anak2ku jika kalian membenci maka sesungguhnya kalian sedang menista Tuhan, bagaimana mungkin tempatnya yg paling suci kalian isi dengan rasa benci? Hati, ya hati itulah tempat tertinggi Tuhan. Anak2ku sayang, kalian bebas jadi apapun dan pergi kemanapun serta memilih jalan spiritual apapun tetapi selalu ingat2 ini ya: jangan membunuh mahluk, tidak melakukan hub seksial yg tidak pada tempatnya, tidak mencuri ( termasuk waktu) , tidak berbohong dan berkata memecahbelah, tidak memasukkan makanan dan minuman ke dalam tubuh yg menghilangkan kesadaran. Itu saja harapan ibu ke kalian. Terbanglah anak2ku, jadilah lelaki2 pemberani yg tidak lari menghadapi kesulitan dan masalah sebesar apapun, berpikirlah seluas2nya dan berhati sebesar2nya. Hanya dalam kemerdekaan pikiran dan jiwa, kalian akan mampu bercakap denganNya. Jika ibu tak ada, kalian tak perlu sedih, pegang detak nadi dan rasakan detak itu, ibu selalu bersama detak itu dalam darah kalian. Jangan pernah takut terhadap air mata karena darinya kalian belajar kekuatan yg sempurna.
Peluk cium dari tempat paling sunyi di dunia: hati ibu.
Ubud, suatu pagi dalam deras hujan dini hari.
Ibumu.
Comments
Post a Comment